5 Fakta Menarik Palung Mariana, Lebih Tinggi Dari Puncak Everest

 

Palung Mariana

Membahas soal alam memang tidak ada habisnya baik itu udara, daratan, maupun lautan. Nah, bicara soal kondisi alam laut yang ada di dunia sangat beragam sehingga kondisinya di satu negara dengan negara lain berbeda dan tidak selalu sama.

Selanjutnya, saat membahas soal kondisi alam laut juga maka biasanya sulit dipisahkan dari yang namanya palung. Salah satu palung terkenal di dunia adalah palung Mariana yang berada di dalam Samudera Pasifik yang memiliki luas lebih dari 2/3 bumi.

Untuk mengenal lebih dalam tentang palung Mariana, simak fakta – fakta menarik berikut ini !

1.      Palung Mariana Lebih Tinggi Dari Puncak Everest

Berdasarkan informasi, palung Mariana kerap dijadikan bahan penelitian oleh sejumlah ilmuwan untuk membandingkan seberapa dalam palung Mariana dengan Puncak Everest, hal itu sebagai salah satu pembanding yang tepat atau sesuai.

Everest sendiri adalah gunung tertinggi di dunia, sementara palung Mariana adalah palung terdalam di dunia. Namun, untuk mengukur kedalam palung Mariana digunakan ketinggian puncak Everest yang dibuat terbalik ke dasar laut.

Jadi, jika kembali pada perhitungan yang dihasilkan, palung Mariana masih lebih dalam dibandingkan dengan puncak Everest. Selain itu, para ilmuwan juga percaya bahwa palung Mariana memang tidak ada ujungnya atau tidak bisa ditemukan.

2.      Tekanan Palung Mariana Sangat Tinggi

Palung Mariana memiliki tekanan yang sangat luar biasa dan menyeramkan. Apakah kamu pernah berenang atau menyelam di sebuah kolam renang atau lautan lepas? Semakin dalam lautan, maka akan semakin besar tubuh merasakan tekanan, sehingga membuat kamu harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menyelam. Selain itu juga tanpa bantuan lampu atau masker akan semakin menyulitkan untuk melihat dan bernafas.

Selaitu itu, gendang telinga juga akan tertekan terutama area keseimbangan. Ternyata hal itu berkaitan dengan kedalaman palung Mariana yang diklaim memiliki kedalaman hingga 11 KM dengan tekanan tertingginya mencapai 8 ton per inci persegi.

3.      Zona Misterius

Zona misterius yang minim dieksplorasi. Kedalaman palung Mariana terbagi menjadi empat zona yaitu zona litoral dan bathyal yang mewakili permukaan laut hingga mencapai kedalaman 3 km ke bawah. Kemudian zona abisal dengan kedalaman mencapai 6 km dan terakhir zona handal dengan tingkat kedalaman yang melebihi 6 km dibawah permukaan laut.

Jika menyelam di palung Mariana tanpa menggunakan bantuan, maka siapapun orangnya yang berenang hingga mencapai zona abisal sudah dipastikan mati atau meninggal. Uniknya, meski dianggap sebagai zona mematikan namun cukup banyak beberapa hewan dan tumbuhan yang bisa hidup dengan bentuk menyeramkan disana.

4.      Palung Mariana Terbentuk 180 Juta Tahun Lalu

Berdasarkan penelitian, palung Mariana sudah terbentuk sejak 180 juta tahun yang lalu. Tercipta akibat terjadinya tubrukan antara dua lempeng yang berasal dari lempengan tektonik Pasifik dan lempengan Filipina. Dampak dari adanya tubrukan tersebut menyebabkan munculnya lapisan yang jatuh ke dalam lapisan mantel bumi.

Karena itu, palung Mariana sudah ada sejak lama namun seiring dengan perkembangan teknologi membuat palung ini seringkali dijadikan objek penelitian. Palung terdalam di dunia ini sejak dulu memang dianggap sebagai area mematikan yang dilarang untuk dilewati oleh para pelaut atau penyelam.

5.      Penemu Pertama

Palung Mariana pertama kali ditemukan oleh sebuah lembaga bernama HMS challenger. Kapal laut Britania di tahun 1875 tersebut memang sengaja menemukan palung ini dan kemudian menelitinya. Setelah itu, lembaga tersebut memberikan nama titik terdalam dari palung Mariana dengan nama “Kedalaman Challenger”.

Palung Mariana diinformasikan sebagai salah satu area mematikan pertama yang ditemukan oleh lembaga tersebut.

Tidak ada komentar untuk "5 Fakta Menarik Palung Mariana, Lebih Tinggi Dari Puncak Everest"